RANGKUMAN KOMUNIKASI BISNIS MODUL 5 UNIVERSITAS TERBUKA SEMESTER 2 2018



MODUL 5
MENULIS PROPOSAL DAN LAPORAN
KEGIATAN BELAJAR 1
Menulis Laporan
A.   PENGERTIAN LAPORAN
     Menurut Himstreet, et al. (1983:109), laporan adalah “pesan yang disampaikan secara sistematis dan objektif yang digunakan untuk menyampaikan informasi dari satu bagian organisasi kepada bagian lain guna membantu pengambilan keputusan atau memecahkan persoalan”. Dengan mengacu pada pengertian diatas kita bisa menyatakan bahwa laporan itu (a) diminta oleh oran yang wewnangnya lebih tinggi, (b) arusnya dari bawah ke atas; (c) ditulis secara sistematis; (d) objektif, dan (e) dipesiapkan untuk khalayak yang yang terbatas.

B.   JENIS LAPORAN
Klasifikasi petama yaitu laporan formal dan laporan informal. Laporan formal umumnya menekankan objektivitas, dengan struktur organisasi pelaporan yang ketat, memuat fakta dan data secara rinci, analitis dan mendalam, dan penulisannya menghindari ungkkapan-ungkapan personal. Sedangkan laporan informal biasanya hanya singkat dan menggunakan bahasa yang tidak baku. Memo intern bisa juga kita sebut sebagai satu bentuk laporan informal. Panjang pendeknya laporan akan berkaitan dengan formal dan tidak formalnya laporan.
Ada laporan yang bersifat informatif dan adapula yang bersifat analitis. Laporan informatif menyajikn informasi objektif tentang salah satu bagian/divisi dalam organisasi/lembaga bisnis yang disampaikan kepada bagian/divisi lain dalam organisasi. Sedangkan laporan analitis menyajikan data untuk membantu memecahkan persoalan. Contoh laporan informatif diantaranya: neraca keuangan bulanan, laporan jumlah karyawan, yang mangkir dan laporan tahunan omset penjualan produk. Contoh laporan analitis diantaranya berupa penilaian kelayakan bisnis properti, atau laporan studi kelayakan  yang dibuat perusahaan konsultan.
Berdasarkan hal tersebut laporan terbagi menjadi laporan vertikal atau lateral. Fungsi laporan vertikal ini merupakan pelaksanaan salah satu fungsi manajemen yakni kontrol. Sedangkan laporan lateral, disampaikan pada unit kerja atau bagian yang berbeda namun secara hirearkis levelnya sama pada satu organisasi/lembaga bisnis.
Selain itu dikenal juga laporan eksternal dan laporan internal. Laporan eksternal disampaikan ada luar organisasi, sedangkan laporan internal disampaikan pada dalam lingkungan organisasi. Disamping itu ada juga laporan berdasarkan jangka waktu pembuatan yang dinamakan laporan fungsional. Laporan berkala atau reguler, dibuat berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan. Misalnya laporan produksi dan penjualan harian.

C.   BENTUK-BENTUK LAPORAN
     Bentuk-bentuk laporan seperti berikut ini.
1.      Laporan Informal
a.      Memorandum, merupakan laporan rutin yang di distribusikan secara internal meski mungkin juga secara eksternal.
b.      Surat, Surat biasanya hanya ditujukan pada pihak yang berada di luar organisasi.
c.       Manuskrip, merupakan semacam laporan resmi namun lebih ringkas.
d.      Laporan justifikasi, merupakan laporan yang mendukung pengambilan keputusan atau tindakan tertentu untuk menyelesaikan masalah.
e.      Laporan berkala, merupakan laporan yang disampaikan pada jangka waktu tertentu.
f.        Laporan staf, merupakan laporan yang disampaikan staff pada atasannya.
g.      Laporan kelayakan, merupakan laporan untuk pengambilan tindakan tertentu.
h.      Laporan audit, laporan ini berisikan informasi tentang beberapa hal dari fase operasi organisasi.

2.      Laporan Formal
Laporan Formal dapat dilihat berdasarkan:
a.      Panjangnya, yang lebih panjang dari laporan informal.
b.      Formatnya, mengikuti format konvensional dan tidak mengikuti format standar yang ditetapkan seperti dalam laporan informal.
c.       Lebih banyak menggunakan ilustrasi grafis seperti tabel, bagan, dan grafi.
d.      Ditulis dala gaya bahasa resmi dan menggunakan bahasa baku.

D.   FORMAT LAPORAN
     Ada tiga hal yang penting untuk diperhatikan dalam menentukan panjang dan format laporan, yaitu:
1.      Apa yang ingin dilaporkan.
2.      Apakah urutan laporan bersifat langsung atau tidak langsung, dan
3.      Apakah mengikuti urut-urutan logis atau topikal

E.    ORGANISASI LAPORAN
     Penulisan laporan formal umumnya terdiri atas:
A.      Pembukaan, yang meliputi:
1.      Judul laporan
2.      Lembar otorisasi
3.      Surat pengantar
4.      Daftar isi
5.      Daftar tabel
6.      Daftar gambar
7.      Abstrak/Rangkuman
B.      Isi
1.      Pendahuluan
a.      Latar belakang
b.      Rumusan Masalah
c.       Ruang Lingkup
d.      Metodologi
e.      Batasan Masalah
f.        Latar belakang sejarah permasalahan
g.      Organisasi Laporan
2.      Penutup
a)    Rangkuman
b)    Kesimpulan
c)     Rekomendasi
3.      Lampiran
a)   Bibliografi
b)   Lampiran-lampiran
KEGIATAN BELAJAR 2
                         Menulis Proposal
A.      PENGERTIAN PROPOSAL
Proposal dapat dirumuskan sebagai dokumen pengajuan dokumen dari pihak luar kepada suatu organisasi atau dari seseorang secara hirearkis lebih rendah kepada orang lebih tinggi kewenangannya. Dengan demikian, di dalam proposal tersebut akan ada (a). Usulan kegiatan, (b) bentuk kegiatan, (c) pengusul kegiatan, dan (d) penerima usul kegiatan.
B.      JENIS JENIS PROPOSAL
Ada beberapa jenis proposal yang kita kenal, yaitu:
1.    Proposal Program, merupakan usulan penyelenggaraan program yang akan terdiri dari lingkungan internal maupun luar organisasi.
2.    Proposal Kegiatan, merupakan usulan penyelenggaraan keigatan yang merupakan komponen atau bagian dari suatu program.
3.    Proposal kompetitif,
4.    Proposal teknis, merupakan proposal yang ditulis dengan mengacu pada kerangka acuan kerja Term Of Reference.
C.      KOMPONEN PROPOSAL
Secara umum, proposal akan memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
(a). Masalah, (b) Tujuan, (c), Ruang Lingkup, (d) metode/prosedur, (e) Material/Perlengkapan, (f) Personalia, (g) Tindak Lanjut/Evaluasi, (h). Biaya/Anggaran, (i). Rangkuman, dan (j) Lampiran-lampiran.
    
Share on Google Plus

About a

Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Panggil saja saya Yudha. Seorang pemuda yang tinggal di Cianjur yang katanya kota tauco tapi malah lebih banyak tukang nasi goreng. Semoga dengan blog ini saya bisa lebih serius dan teman-teman penduduk dunia maya bisa mengambil manfaat dari artikel yang teman-teman baca di Blog ini.

0 coment�rios:

Post a Comment